ROMANTISME RASULULLAH BERSAMA ISTRI-ISTRINYA
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersikap tawadhu (rendah
diri) di hadapan istri-istrinya, sampai-sampai Nabi shalallahu
‘alaihi wa sallam membantu istri-istrinya dalam menjalankan pekerjaan
rumah tangga. Padahal sehari-harinya nabi memiliki kesibukan dan mobilitas yang
sangat tinggi menunaikan kewajiban menyampaikan risalah Allah Azza wa
Jalla dan kesibukan mengatur kaum muslimin.
Aisyah mengatakan, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam sibuk membantu istrinya dan jika tiba waktu salat maka ia pun pergi menunaikannya.”
Aisyah mengatakan, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam sibuk membantu istrinya dan jika tiba waktu salat maka ia pun pergi menunaikannya.”
